Tangga Lipat Paling Cocok untuk Rumah dan Kantor
| TANGGA TELESKOPIK RUMAH DAN KANTOR |
Banyak penelpon yang bertanya tentang tangga teleskopik yang manakah yang paling
cocok untuk kebutuhan sehari-hari rumah-tangga dan kantor. Untuk itu asumsinya
adalah bahwa tangga akan paling banyak digunakan untuk kegiatan indoor baik
rumah maupun kantor, seperti untuk menggapai lampu di langit-langit/plafon dan
menggapai ketinggian lainnya yang masih dalam ruangan rumah atau kantor atau sesekali untuk memanjat yang lebih tinggi di luar rumah seperti atap atau dak, dinding, pohon, dll. Dari gambaran tsb, tangga lipat yang dibutuhkan adalah yang berbentuk segitiga agar dapat tegak tanpa perlu sandaran karena lampu biasanya berada di langit-langit rumah atau kantor yang jauh dari dinding di sekitarnya. Sedangkan untuk memanjat atap, dinding, pohon, atau semacamnya maka tangga berbentuk lurus lebih cocok untuk digunakan. Nah, tangga teleskopik yang bisa dibentuk segitiga dan juga dapat dibentang menjadi tangga lurus adalah tangga teleskopik tipe multifungsi atau juga disebut multipurpose.
Rekomendasi
Dalam rangka kebutuhan tangga lipat untuk menggapai ketinggian sekitar 3 meter kami rekomendasikan tangga teleskopik tipe multifungsi ukuran 1.9+1.9m/3.8m. Artinya tangga memiliki tinggi maksimum dalam bentuk segitiga (menyerupai huruf A) 1,9 meter dan bila dibentang lurus akan memiliki tinggi maksimum 3,8 meter. Ketika kita tegak di atas tangga tipe ini dalam bentuk A secara ideal pada ketinggian 1 meter ditambah dengan tinggi badan dan tangan sekitar 2 meter, maka sudah dapat menggapai langit-langit rumah atau kantor. Dua ruas anak tangga di atas pijakan yang tidak kita panjat dapat kita jadikan pegangan untuk keseimbangan tubuh. Namun bila dibutuhkan, kita masih bisa menggunakan anak tangga di atasnya agar dapat tegak lebih tinggi lagi- namun tegak di puncak anak tangga tidak direkomendasikan karena masalah keseimbangan tubuh. Dan bila sesekali butuh untuk memanjat dinding dengan tinggi sekitar 4 meter, tangga dapat dibentang lurus layaknya tangga kayu atau bambu yang sering kita gunakan memanjat dinding di masa lampau.
Bila menghendaki yang lebih tinggi karena alasan plafon rumah atau kantor sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 3,5 meter, maka tersedia pilihan ukuran 2.2+2.2m/4.4m. Artinya secara segitiga tinggi maksimumnya 2,2 meter dan bila dibentang lurus menjadi 4,4 meter. Tangga masih tergolong ringkas dan ringan untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Untuk tangga teleskopik dengan tinggi yang di atasnya lagi tentu memiliki kriteria yang berbeda pula- silahkan ikuti postingan lain kami yang berisi panduan yang lebih luas.
Mengingat ketinggian tangga teleskopik sangat fleksibel, bisa diatur sesuai dengan kebutuhan, ada yang berpikir untuk membeli ukuran yang lebih tinggi seperti 2.5+2.5m/5m, dst. Dengan pertimbangan bahwa tangga yang lebih tinggi ini juga dapat ditegakkan dengan ketinggian segitiga hanya 1,9 meter atau lurus 3,8 meter seperti ukuran sebelumnya. Pendapat ini sangat benar, tetapi disamping harganya yang tentu lebih mahal, ada pertimbangan lain yang patut diperhatikan seperti yang akan diuraikan di bawah ini.
Tangga yang digunakan sehari-hari dalam rumah tangga idealnya diharapkan dapat dijadikan alat bantu untuk memanjat ketinggian tertentu bagi semua anggota keluarga yang sudah dewasa, termasuk wanita. Untuk itu sedikitnya ada dua hal yang penting yang jangan sampai kita lupakan, yaitu sbb:
1. Pilihlah bentuk tangga yang dalam keadaan lipat seringkas mungkin agar mudah dibawa, dipindahkan, dan disimpan sehingga anggota keluarga yang wanita pun dapat mengoperasikannya.
2. Pilihlah tangga teleskopik yang beratnya tidak berlebihan agar tidak menyusahkan penggunanya- terutama wanita- walaupun tentu dengan tidak mengorbankan kualitas tangga karena akan mendatangkan bahaya lain yang lebih buruk dari sekedar masalah berat.
![]() |
| TANGGA LIPAT SUPER KUAT DAN RINGKAS |
Sementara itu tangga teleskopik merek lain setinggi ini yang beredar di pasar, terutama yang kelihatan di pasar online, pada umumnya menggunakan potongan pipa pendek dengan overlap pendek pula. Alasannya tentu sederhana, yaitu agar menghemat material dan bisa jual murah. Tetapi korbannya dalah kualitas tangga. Overlap pipa pendek adalah penyebab tangga tampak melengkung parah saat dipanjat. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa sebagian masih menggunakan press line (garis lekuk) di tengah pipa, maka tangga memiliki resiko patah tepat pada press line tsb.
Sebagian lagi ada yang mengakali penghematan material dengan cara membuat jarak anak tangga yang lebih lebar, yaitu 40 cm. Jarak anak tangga yang lebar seperti ini cocok untuk tangga yang memiliki ketinggian di atas 3 meter dalam bentuk segitiga atau 6 meter lurus agar dapat mengurangi berat tangga. Tetapi untuk tangga sekitar 2 meter segitiga dan 4 meter lurus akan lebih ideal menggunakan jarak anak tangga 30 cm agar lebih nyaman untuk lutut umumnya orang Asia- sementara beratnya masih tergolong ringan untuk ditenteng sebelah tangan, yaitu hanya sekitar 13 kg dan 15 kg. Lihat juga (klik) VIDEO INI.
Dan tidak kalah pentingnya tangga Eurone ini memiliki joint besar sehingga menambah kuat dan kekar. Sedangkan Joint kecil bukan saja kurang kokoh, tetapi juga lebih beresiko patah sebagaimana terlihat pada video di atas. Terakhir perlu juga dicatat bahwa tangga ini memiliki karet kaki tebal sehingga lebih bukan saja mampu menahan beban lebih berat, tetapi juga lebih awet.
MENU PENTING:
| | |
| | |







